Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Sosial

Kisah Gemerlap Tengah Malam

Sumber : Net Mendayu-dayu tutur katanya, Melenggak-lenggok tubuhnya, Ia buka seluas mungkin, Hasrat tubuh menggiurkan, Mahkota itu ia pajang, Dengan sengaja ia suguhi, Agar para bajingan datang, Menjamah tubuh yang merintih, Bajingan itu sungguh bengis, Merenggut nilai dengan nominal, Ia pun tak berdaya, Demi nominal menjadi binal, Bajingan tertawa lemas, Merasa puas bak binatang, Tanpa sadar tanpa tahu, Ia pun hina tak bernilai, Siapa pun bisa melihat, Kisah gemerlap tengah malam, Di sebuah gedung dan ruang, Berisi hasrat para bajingan.

Memandang Sisi Negatif Perayaan Tahun Baru, Benarkah ??

Ilustrasi/NET Perayaan Tahun Baru memang sangat seru. Hanya pada saat momen-momen seperti tahun baru kita bisa melakukan pembakaran masal dan tidak dikenakan pidana. Yah, karena yang dibakar adalah makanan sepeti ayam, jagung dan ikan, bukan mantan, kalau yang dibakar mantan tentu saja akan dipidana, sebab meskipun tidak punya hati, mantan juga dikategorikan sebagai manusia/orang yang dilindungi oleh hukum. Fenomena perayaan tahun baru tentu mempunyai sisi positif dan negatif. Untuk kali ini Pencoret Kertas akan mencoba menggambarkan sisi negatif pada perayaan tahun baru yang beberapa tahun belakangan ini Author Pencoret Kertas merasa malas untuk merayakannya. Pencoret Kertas akan jelaskan secara subjektif alasan mengapa enggan merayakan malam tahun baru ini. Dulu Author Pencoret Kertas saat berada di usia remaja antara umur 15-18 tahun merupakan salah satu orang yang paling antusias saat menyambut tahun baru. Segala persiapan tahun baru bahkan sudah direncanakan tiga hari...

Nasib Pemburu Ikan Di Lautan Penuh Timah

Ilustrasi (Pencoret Kertas) Jika suatu saat harga ikan mahal, nampaknya sudah sangat wajar. Mungkin nelayan sudah lelah, karena perahu kecil mereka harus balapan dengan kapal besar penghisap timah. Tidak hanya itu, jangan-jangan ikan juga sudah ketakutan, mengira nelayan sudah semakin kejam, biasanya menjerat dengan jala dan kail, kini menghisap dengan mesin. Tak hanya tertangkap, rumah ikan-ikan pun bisa ikut rusak. Ngeri .., kata ikan-ikan jika mereka bisa berbicara. Namun, apa daya, laut yang cukup luas untuk nelayan berburu ikan kini harus dibagi dengan penambang yang berburu timah di tempat yang sama. Kita berharap saja, semoga buruan mereka tidak ikut tertukar, penambang menghisap ikan, nelayan menjala timah. Haha , kalau itu terjadi akan ada menu baru, Timah Goreng Asam Manis . Ada yang mau ?? Hanya saja, setelah dipikir-pikir kembali, kondisi ini ternyata tidak menguntungkan para nelayan, karena takut dengan mesin penghisap, ikan mereka jadi cabut  ke tempat la...