Skip to main content

Raja di Tanah Demokrasi

Sumber : NET

Ia Sang Raja di tanah demokrasi,
Memimpin dengan gaya monarki,
Antikritik dan mudah membenci,
Selalu ingin berkuasa sendiri,

Jangan sampaikan saran kepada nya,
Kata kan saja kebijakannya sudah baik,
Jangan pula kau kritisi dia,
Sebut saja ia pemimpin yang sempurna,

Semua yang mengkritik akan dicap penjahat,
Semua yang memuji akan dianggap pahlawan,
Lalu pilah-pilih masyarakat dan kelompok,
Kemudian atur dan siasati,
Agar nanti berkuasa lagi,

Bagi raja,
5 tahun tidak lah cukup,
Kuasai satu tidak lah puas,
Biar lah ia ambil semuanya,
Hingga mati bersama tahta,

Raja di tanah demokrasi,
Tidak melayani, tapi perintah,
Tidak kenal mitra, tapi pesuruh,
Tidak punya rakyat tapi jelata.

Comments

Popular posts from this blog

Nusantara Bersatu Untuk Indonesia

Nusantara sebelum Indonesia, Terbagi-bagi jadi beberapa, Nusantara sebelum Indonesia, Ada banyak tidak satu, Datang asing dengan ledakan, Pribumi lari teriak-teriak, Datang asing membawa peti, Jarah habis isi bumi, Kekerasan dan tipu daya, Siksa dan bodohi Nusantara, Alih-alih dan adu domba, Jurus jitu lemahkan juang, Pemuda datang ambil alih, Suarakan satu, suarakan persatuan, Pemimpin datang ayomi bangsa, Gerakan lagi, gerakan kemerdekaan, Beda-beda tetap satu, Semakin beda semakin terpadu, Dari satu jadi seribu, Kuat melawan, tegar bertahan, Indonesia setelah Nusantara, Tak terbagi, tak bisa dibeli, Indonesia setelah Nusantara, Ada banyak namun satu. Pencoret Kertas, Sepri Sumartono SUMBER FOTO : NET

Berikut 4 Jenis Cemburu, Kamu Yang Mana ??

Selamat datang kembali pembaca setia Pencoret Kertas. Kali ini Pencoret Kertas akan membahas tentang sesuatu yang istimewa dan unik, namun tenang saja, kita tidak akan membahas masalah Miyabi yang datang ke Bali, karena meskipun unik dan menarik, hal tersebut tidak lah penting sama sekali. Hal yang akan kita bahas kali ini adalah sesuatu yang pasti pernah terjadi dan dialami oleh setiap umat manusia jaman now, kecuali yang semasa hidup nya tidak pernah pacaran alias Jomblo Mutlak .  Cemburu , yahh, semua orang yang pernah pacaran pasti setidaknya mengalami hal ini satu kali selama menjalani hubungan dengan pasangannya, bahkan mungkin ada yang berkali-kali. Cemburu identik dengan perasaan dongkol yang memberatkan nafas dan menusuk-nusuk relung hati yang paling dalam. Menurut salah satu ahli, L Seno, S.IC (Sarjana Ilmu Cinta) mendefinisikan Cemburu sebagai suatu gejolak setan (dengki, marah, dan ingin balas dendam) yang timbul dari seseorang ketika mengetahui pasangan nya b...

Harga Sebutir Nasi Di Negeri Yang Membasi

Demi sebutir nasi, Saudara saling tikam, Darah berlumuran, Tega putus hubungan, Demi sebutir nasi, Kawan bagai lawan, Harap tolong menolong, Malah hancur menghancurkan, Demi sebutir nasi, Rakyat mengemis, Menjerit tangis, Meski raja tak menggubris, Demi sebutir nasi, Kaum intelektual menjilat, Media bungkam, Bangsa terburai, Demi sebutir nasi, Harga diri hilang, Tamak bermunculan, Hilang kemanusiaan, Awalnya demi sebutir nasi, Kemudian jadi sesuap nasi, Lalu jadi sebakul nasi, Akhirnya tertumpuk nasi, Hanya gara-gara sebutir nasi, Negeri ini menjadi kian basi. Muntok, 19 November Pencoret Kertas