Skip to main content

Posts

Raja di Tanah Demokrasi

Sumber : NET Ia Sang Raja di tanah demokrasi, Memimpin dengan gaya monarki, Antikritik dan mudah membenci, Selalu ingin berkuasa sendiri, Jangan sampaikan saran kepada nya, Kata kan saja kebijakannya sudah baik, Jangan pula kau kritisi dia, Sebut saja ia pemimpin yang sempurna, Semua yang mengkritik akan dicap penjahat, Semua yang memuji akan dianggap pahlawan, Lalu pilah-pilih masyarakat dan kelompok, Kemudian atur dan siasati, Agar nanti berkuasa lagi, Bagi raja, 5 tahun tidak lah cukup, Kuasai satu tidak lah puas, Biar lah ia ambil semuanya, Hingga mati bersama tahta, Raja di tanah demokrasi, Tidak melayani, tapi perintah, Tidak kenal mitra, tapi pesuruh, Tidak punya rakyat tapi jelata.

Ahli Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Ujung Tombak Penanggulangan Corona

Sumber : Net Opini. Tidak hanya Dokter dan Perawat, Tenaga Kesehatan Masyarakat juga harus ambil andil dalam penanggulangan Pandemi Corona di daerah masing-masing.  Hanya memfokuskan pelayanan kesehatan ditingkat medis atau pengobatan dan rehabilitasi akan membuat masalah ini menjadi bom waktu yang siap meledak kapan pun. Hal tersebut bisa terjadi karena rantai penyebaran virus yang tidak terhenti secara signifikan dan masif, sedangkan korban terus bertambah dan alat-alat medis dan Pelindung Diri (APD) untuk tenaga kesehatan di Rumah Sakit terus berkurang. Hal berbeda akan terjadi apabila Tenaga Kesehatan Masyarakat juga difokuskan untuk bekerja memutuskan rantai penyebaran Virus Covid-19 ini. Tenaga Kesehatan Masyarakat tentu akan fokus pada tahap Promosi Kesehatan dan Upaya Preventif. Salah satu contoh upaya Promosi Kesehatan adalah pemberian informasi seputar Virus Covid-19 kepada masyarakat agar mereka lebih paham dan mengerti akan bahaya dan cepatnya penularan Vir...

Memandang Wartawan Sebagai Profesi Yang Berkelas

Sumber Foto : NET Bagi wartawan yang mecintai pekerjaannya pasti menganggap kegiatan jurnalistik tersebut sebagai suatu profesi, bukan hanya sekedar cara untuk mencari uang atau keuntungan saja. Mengapa anggapan istilah profesi dan “hanya sekedar kegiatan mencari uang saja” itu berbeda ?? karena kalau hanya sekedar melaksanakan sebuah kegiatan mencari uang saja, siapa pun bisa melakukannya dengan ada atau tidaknya kompetensi yang dimiliki. Berbeda dengan sebuah profesi, yang dimana setiap orang yang menekuninya dituntut agar mempunyai keterampilan, wawasan dan kompetensi tertentu. Tentunya setiap profesi membutuhkan kompetensi yang berbeda-beda, contoh saja seperti dokter yang harus mempunyai beberapa kompetensi medis agar memberikan pelayanan atau jasa kuratif dan rehabilitatif yang baik. Bayangkan jika seorang dokter ternyata tidak memiliki kompetensi medis yang memumpuni dibiarkan untuk mengobati pasien, apa yang akan terjadi ?? bisa saja nyawa pasien menjadi korban, maka dari...

Ingat Aku !!!!

Tak bisa ku bayangkan jika aku harus kehilangan mu, Betapa tertusuk hatiku kehilangan sebagian nafasku, Dirimu bukanlah kekasih yang menempati relung hatiku, Tapi dirimu adalah arti dari sebuah persahabatan yang indah, Jika tidak ada dirimu yang selama ini memapah langkah rapuhku, Mungkin sudah lama raga ini terjatuh hingga melumpuh, Jika tidak ada dirimu yang memegang pundakku, Mungkin sudah lama aku hilang tertelan kelam, Namun apa daya raga dan jiwa yang hanya bermakna sahabat ini, Tidak mungkin melarang mu menggapai kebahagiaan yang hakiki, Ingin seka l i saja aku menjadi manusia egois lalu memenjarakan mu, Dan menjadikan dunia ini hanya tentang kita saja, kita berlima, Jika nanti waktu mu telah tiba, Jangan pernah menangis, Berbahagia lah demi kami, Kami ingin melihat mu tersenyum, Menari indah bersama romeo yang kau pilih, Mungkin sudah cukup aku menemani mu, Dari abu-abu hingga kau membiru, Lalu biarkan aku menjadi kenangan indah, Waktu diri...

Bajingan Egois

Sumber Foto : Net Aku adalah manusia egois, Apa pun itu asalkan menyenangkan ku, Apa pun itu asalkan demi diriku, Apa pun itu asalkan karena aku, Aku adalah manusia egois, Tidak peduli apa yang orang rasakan, Tidak peduli apa yang orang inginkan, Tidak peduli apa yang orang butuhkan, Aku adalah manusia egois, Apa pun itu hanya untuk ku, Kapan pun itu harus ada aku, Bagaimana pun itu harus dengan caraku, Aku adalah manusia egois, Tidak peduli orang lain, Tidak peduli apa yang terjadi, Tidak peduli apa-apa, Yang penting hanya lah aku, Yang penting adalah keinginanku, Semuanya tentang kehendak ku, Hanya diriku, saya dan daku.

Puisi Terindah

Sumber foto : NET Engkau, Adalah kata-kataku, Yang selalu terucap di setiap hembus nafasku, Engkau, Adalah bait-baitku, Yang terangkai indah di setiap detikku, Engkau, Adalah syair-syairku, Yang selalu menggoda ku untuk merindu, Engkau, Adalah puisi-puisiku, Yang selalu menjadi warna di setiap detakan jantungku, Engkau, Mengukir kalimat bahagia di secarik kertas kosong, Yang selama ini kotor tertutupi debu, Memang, Tidak ada kata sesering namamu, Tidak ada bait sekaya hatimu, Tidak ada syair sehangat hadirmu, Tidak ada puisi seindah dirimu.

Gerimis di Sore Itu

Sumber : NET Gerimis seringkali membawa kegelisahan, Datang bersama hujan memicu kegundahan, Mengguyur kembali luka yang pernah terasa, Dengan seketika mengunci tawa, Kali pertama dalam hidupku, Gerimis tak tampak kelabu, Kali ini ia datang melukis hariku, Menjadi warna merah muda dan biru, Dibawah dua pohon yang tak rimbun, Tampak matahari mulai tak benderang, Sayup-sayup mata mulai tertuntun, Terlelap dan terpikat rasa tenang, Bahkan dinginnya angin laut dibawah awan mendung, Sekejap hilang diterpa hangatnya detakan jantung, Betapa sungguh terasa beda terpukau kenyamanan, Kala menikmati gerimis di sore itu, Sayangnya rintik gerimis kini mulai mengusik, Dan petang pun mulai menghilang, Langit gelap mulai berbisik-bisik, Hingga waktu mengusir pulang.